Sukses Mengatur Keuangan di usia 20-an ala #SayangUangnya

Sukses Mengatur Keuangan di usia 20-an ala #SayangUangnya

oleh , Senin, 11 Januari 2016 | 02:40 WIB

Ketika seseorang memasuki usia 20-an, akan ada banyak perubahan dalam hidupnya. Mulai dari keseharian hingga isi dompet. Yep, umumnya, di usia 20 kita mulai bekerja dan memiliki penghasilan sendiri. Sayangnya, perkembangan ekonomi ini tidak diikuti dengan perkembangan di bidang literasi keuangan. Mentang-mentang punya uang sendiri, semua mau dibeli. Akhirnya, di akhir 20-an, sama sekali tidak punya tabungan.

 

Seberapapun Gaji, Sisihkan Untuk Menabung

Penting! Sisihkan gajimu 10% tiap bulan untuk ditabung. Biasakan menabung di awal bulan, atau saat baru gajian agar tidak terasa berat. Simpan uang di rekening baru atau dalam bentuk deposito yang baru bisa diambil di waktu tertentu agar kamu tidak tergoda untuk menggunakannya.

Ada banyak jenis tabungan yang bisa kamu pilih untuk menyimpan uang. Pilihlah yang memberi banyak keuntungan, misalnya cashback atau potongan harga.

Tahan Diri Untuk Mewujudkan Mimpi, Sebelum Keuangan Terjaga Benar

Namanya juga anak muda, pasti BM alias Banyak Mau. Apalagi setelah punya duit sendiri. Tapi ingat, perjalanan masih panjang. Ada baiknya, tidak terlalu mengikuti hasrat belanja yang menggebu dan mengalokasikan dana untuk masa depan.

Meski begitu, sesekali tidak apa kok untuk memberi hadiah bagi diri sendiri. Sebagai reward atas pencapaian yang telah dibuat. Asal jangan berlebihan ya!

Buat 5 Pos Utama Pengeluaran

Menurut Li-Ka Shing, orang terkaya se-Asia, ada lima pos utama yang harus dipenuhi dan ditutupi oleh gaji: daily needs, social needs, self-improvement needs, vacation needs dan investment needs. Kalau kamu disiplin, bukan tak mungkin kamu juga bisa jadi orang yang kaya.

Gimana, siap jadi kaya dari umur 20-an?

Nih tips jadi kaya ala #SayangUangnya: apply PermataTabungan Bebas dan nikmati cashback 10%  tiap kali transaksi di SPBU atau supermarket. Apply di sini!